Jumat, 02 Maret 2012

PortalHi - Portal Hiburan Indonesia

PortalHi - Portal Hiburan Indonesia


Davy Jones Meninggal Dunia

Posted: 29 Feb 2012 06:00 PM PST

Portal Hiburan Indonesia

Davy Jones Meninggal Dunia. Davy Jones, penyanyi utama band The Monkees pada tahun 1960 ini meninggal dunia karena serangan jantung pada usia 66, tahun.

Di jejaring social Twitter Davy Jones pun menjadi trending topik dunia, di Indonesia sendiri banyak yang tidak tahu siapa Davy Jones ini, mereka banyak yang mengira kalau Davy Jones ini adalah bintang film The Pirates Caribean.

Davy Jones disini adalah seorang anggota band The Monkees. The Monkees sendiri mempunyai anggota yang bernama Davy Jones, Micky Dolenz, Michael Nesmith dan Peter Tork. The Monkees sendiri  memiliki lagu hit seperti “I’m a Believer” dan “Last Train to Clarksville”.

“Kantor medical examiners telah diberitahu tentang kematian Davy Jones” ungkap otoritas lokal di Martin County, Florida selatan, di mana Davy Jones sekarang tinggal.

Menurut CBS sebuah televisi lokal, Davy Jones meninggal dunai di rumah sakit Martin Memorial Hospital di Martin County, Florida selatan.

Davy Jones dijadwalkan untuk tampil dengan musik kontemporer David Cassidy setelah sebelumnya dengan Partridge Family, di City Casino Magic di Miami pada tanggal 14 April mendatang.

Davy Jones meninggalkan seorang istri Jessica dan empat anak perempuan dari pernikahan sebelumnya. Istirahatlah dengan damai Davy Jones. Itulah kabar tentang Davy Jones Meninggal Dunia

Pilih Polisi Ganteng atau Polisi Berani dan Jujur?

Posted: 29 Feb 2012 05:08 PM PST

Portal Hiburan IndonesiaPilih Polisi Ganteng atau Polisi Berani dan Jujur? Apa ada yang aneh dengan polisi ganteng? Tidak ada, dan pasti tidak hanya Saeful Bahri polisi ganteng di Indonesia. Tapi kenapa jadi heboh seolah polisi ganteng itu sesuatu yang sensasional?

Yang jadi pertanyaan sekarang adalah siapa nama Kapolri atau Kapolda Jakarta Metro Jaya yang menjabat sekarang? Mungkin dari Andabanyak yang tidak tahu namanya.

Namun kalau ditanya siapa Norman Kamaru mantan anggota Brimob Polisi daerah Gorontalo itu? Atau, siapa Saeful Bahri? Mungkin Anda tahu itu.

Saeful Bahri jadi seorang polisi ganteng, tidak ada yang keberatan. Apalagi saat mengenakan seragam polisi, kegantengannya terasa lebih menonjol. Tapi kenapa kita dan media begitu antusias? Bukankah ada banyak polisi ganteng, yang setara atau bahkan lebih dari Saeful Bahri?

Apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan kita, sehingga kisah polisi ganteng dapat menjadi berita? Apakah kini kita berada dalam puncak kejenuhan setelah disesaki begitu banyak peristiwa dan berita yang datang dari segala penjuru? Atau kita sudah muak dengan segala macam berita yang hanya menambah kejengkelan tapi tak bisa berbuat apa-apa selain mengumpat?

Kita mungkin juga sudah bosan oleh gosip selebriti, yang diekspos gegap gempita, tak peduli sebetulnya gosip remeh temeh atau rekayasa.

Kalau, ngomongin polisi ganteng, untuk sejenak, sepertinya jadi selingan menyenangkan. Apalagi di Twitter atau media online kita bisa ikut ambil bagian dalam kehebohan itu dengan berkomentar sambil sedikit bergenit-genit.

"Tilang saya pak polisi, tangkap dan kerangkeng saya di hatimu pak polisi," itu sekedar contoh kegenitan yang bisa dialamatkan pada Saeful Bahri di dunia maya. Tapi dalam dunia nyata, Anda pasti tak ingin ditilang atau ditangkap polisi, seganteng apa pun dia.

Tidak seperti bintang sinetron atau film, kegantengan tak termasuk syarat yang dibutuhkan saat seseorang melamar jadi polisi. Kegantengan bukan bagian dari kualitas yang dibutuhkan. Tapi tentu tak ada larangan orang ganteng jadi polisi.

Kita, masyarakat, juga tak pernah menuntut polisi harus berwajah ganteng. Bukan polisi berwajah ganteng yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Tapi polisi yang berani, jujur, berintegritas tinggi, seseorang yang layak menyandang gelar penegak hukum.

Atau, jangan-jangan sebetulnya sekarang kita tengah merindukan sosok polisi ideal menurut ukuran kita. Polisi yang dengan gagah berani menangkap penjahat kelas kakap, bandar narkoba, raja preman yang namanya melegenda, melindungi rakyat lemah yang tertindas, membantu orang yang membutuhkan pertolongan. Sebagian dari kita mumgkin tahu dulu ada Kapolri Hoegeng yang hingga kini jadi simbol bagi polisi berani dan jujur.

Polisi yang melayani dan melindungi, seperti slogan polisi yang terpasang di kantor polisi itu, tak perlu berwajah ganteng, tak perlu polisi yang bisa menyanyi dan berjoget, sosok polisi yang bisa memenuhi harapan masyarakat pasti akan diidolakan.

Biar wajah biasa saja, tapi kalau berani melindung yang lemah dan menghukum yang salah, itu sudah cukup. Sudah pemberani, jujur, ganteng lagi, wah makin lengkap deh. Setelah ini semoga cerita heboh dari polisi kita bukan lagi berkaitan dengan hal-hal yang tak ada hubungannya dengan kinerja polisi.

Semoga media juga tidak mengeksploitasi berlebihan, dan membuat Saeful Bahri malah tergoda ganti seragam artis. Sekarang Apa Yang Anda Pilih Polisi Ganteng atau Polisi Berani dan Jujur?

0 komentar:

Posting Komentar